IPW TEGASKAN PENANGKAPAN DJOKO TJANDRA TAK ADA KAITANNYA DENGAN BURSA CALON KAPOLRI
0 Komentar 1155 pembaca

IPW TEGASKAN PENANGKAPAN DJOKO TJANDRA TAK ADA KAITANNYA DENGAN BURSA CALON KAPOLRI

Nasional

Jakarta, MajalahPerwira - Penangkapan Djoko S. Tjandra tidak ada kaitannya dengan bursa Kapolri. Apalagi penangkapan buronan kakap itu yang melakukan adalah pihak Kepolisian Diraja Malaysia, yang kemudian diserahkan kepada Polri.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S. Pane kepada para wartawan melalui keterangan tertulis, Minggu (2/8/2020).

Neta mengapresiasi Kepolisian Diraja Malaysia yang sudah mau mendengar aspirasi rakyat Indonesia dan membantu penangkapan Djoko Tjandra serta menyerahkan buronan kelas kakap itu kepada Polri.

"Kerjasama yang ditunjukkan pihak Malaysia dengan Indonesia ini patut dicontoh Polri ke depan, khususnya NCB Interpol Polri dalam melakukan lobi ke negara-negara lain yang terdapat buronan koruptor bersembunyi disana, mengingat masih ada 38 buronan NCB Interpol Polri di luar negeri," kata pria kelahiran Medan, 55 tahun lalu itu.

Artinya, lanjut Neta, kerjasama internasional pasca tertangkap Djoko Tjandra perlu dilanjutkan.

"Sehingga Polri bisa segera menangkap buronan lainnya, seperti bos Gajah Tunggal Syamsul Nursalim dan Itji Nursalim yang saat ini diduga bersembunyi di Shanghai, Tiongkok," ujarnya.

Neta melihat, kasus Djoko Tjandra maupun penangkapan buronan kakap itu tidak ada kaitannya dengan bursa calon Kapolri, apalagi pergantian Kapolri masih lama.

"Sebab Presiden tentunya punya kriteria sendiri tentang calon kapolri yang akan diangkatnya di masa depan. Bagaimana pun calon Kapolri yang akan diangkat Presiden tentu melihat situasi aktual politik saat itu dan proyeksi situasi ke depan, yang semuanya sangat tergantung pada insting politik Presiden maupun hak prerogatif Presiden," jelas penulis buku Jangan Bosan Kritik Polisi ini.

Namun, sambung Neta, dalam kondisi panas kasus Djoko Tjandra ditambah tertangkapnya buronan kakap itu, ada saja pihak pihak yg mengkaitkannya dengan bursa calon Kapolri.

"Padahal hal itu tidak ada kaitannya dan situasinya jauh panggang dari api," tegasnya.

Apalagi, tutur Neta, IPW mendapat informasi, calon Kapolri ke depan yang akan dipilih Presiden dari kalangan bintang dua dan proses suksesinya satu paket dengan calon Wakapolri.

"Memang informasi yang diperoleh IPW ini kembali kepada situasi aktual dan menjadi hak prerogatif Presiden," ujar mantan Wapemred Harian Jakarta itu.

Oleh sebab itu, imbuh Neta, sebaiknya, masyarakat maupun pihak-pihak tertentu jangan berspekulasi dan mengkaitkaitkan kasus Djoko Tjandra dengan suksesi Kapolri karena tidak ada kaitannya.

Lebih lanjut, Neta pun menyarankan, sebaiknya semua pihak bersabar menunggu momentum yang akan terjadi, yang sepertinya akan dimulai Presiden dengan reshuffle kabinet, pergantian Panglima TNI dan suksesi Kapolri.

"Semua ini dinilai IPW akan dilakukan Presiden pasca new normal agar pemerintahan ke depan semakin efektif dan stabilitas keamanan kondusif," pungkas mantan Redpel Koran Aksi ini. MP- RON

 

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top