MPR APRESIASI KINERJA KPK SELAMATKAN UANG NEGARA RP79 TRILIUN
0 Komentar 1066 pembaca

MPR APRESIASI KINERJA KPK SELAMATKAN UANG NEGARA RP79 TRILIUN

Nasional

Jakarta, MajalahPerwira - MPR RI mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang berhasil menyelamatkan uang negara mencapai Rp79 triliun selama Semester I Januari-Juni 2020.

Hal tersebut disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kepada para awak media melalui keterangan tertulis, Selasa (28/7/2020).

Bamsoet menilai, hasil tersebut didapat dari upaya KPK mengedepankan pencegahan dengan menjalankan berbagai intervensi berupa penertiban aset daerah, pajak dan sertifikasi lahan.

"Hal ini membuktikan aspek pencegahan tak kalah penting dalam sistem pemberantasan korupsi. Dari laporan KPK, per 30 Juni 2020 berhasil menyelamatkan pajak daerah mencapai Rp70,8 triliun. Pendapatan pajak tersebut memang turun di periode yang sama pada Juni 2019 yang mampu mengumpulkan Rp80,6 triliun, lantaran perekonomian lesu akibat pandemi Covid-19," kata Bamsoet.

Mantan Ketua DPR RI ini memaparkan, data lain yang dipublikasikan KPK terkait pencegahan, penertiban sertifikat untuk program sertifikasi tanah Pemda dengan total 6.147 persil seluas 18 juta meter persegi, mampu menyelematkan uang negara mencapai Rp 3,8 triliun.

"Ada juga pemulihan aset 479 bidang per Juni 2020 dari pihak ke-3 seluruh Pemda senilai Rp762 miliar," tambahnya

Bamsoet mengatakan, Fasum dan Fasos yang diserahkan ke Pemda se-Indonesia, dari pemerintah kota saja mencapai 367 bidang senilai Rp1,1 triliun.

"Piutang Pemda se-Indonesia yang berhasil ditagihkan dengan kerjasama Kejati/Kejari sebesar Rp 4,2 triliun. Menunjukan bahwa KPK telah membangun sinergi antar penegak hukum. Tak berjalan sendirian dan tak mengedepankan ego sektoral," tutur Waketum Partai Golkar itu.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengingatkan agar KPK tak berpuas diri terhadap berbagai capaian yang telah ditorehkan.

"Pekerjaan rumah memberantas korupsi masih panjang. Rakyat menunggu berbagai hasil lainnya. Sejauh ini tercatat KPK telah menyelesaikan 99 perkara. Terdiri dari 82 perkara sudah incracht dan 17 perkara masih dalam proses penuntutan," urainya.

Selain itu, lanjut Bamsoet, KPK juga melakukan penggeledahan sebanyak 25 kali dan penyitaan sebanyak 201 kali.

"KPK juga sudah melakukan penangkapan dan penahanan pelaku korupsi sebanyak 61 orang. Perkara penyidikan sebanyak 160 perkara, pemeriksaan saksi sebanyak 3.512 orang, serta pemanggilan tersangka dan penetapan tersangka sebanyak 85 orang," tegas Kepala Bela Negara FKPPI tersebut

Namun, Bamsoet berpendapat, pencapaian KPK ini belumlah cukup dalam upaya pemberantasan korupsi di tanah air.

"Tentu saja belum cukup, lantaran rakyat menanti Indonesia yang bersih dari korupsi, seperti negara-negara maju lainnya, sehingga uang negara bisa digunakan untuk mensejahterakan rakyat," pungkas legislator asal Dapil Jateng VII tersebut. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top