M. JAMILUDDIN RITONGA: PEMIMPIN YANG BAIK TAK PERLU UMBAR KEMARAHAN KEPADA KHALAYAK UMUM
0 Komentar 2107 pembaca

M. JAMILUDDIN RITONGA: PEMIMPIN YANG BAIK TAK PERLU UMBAR KEMARAHAN KEPADA KHALAYAK UMUM

Politik

Jakarta, MajalahPerwira - Seorang pemimpin, layaknya manusia, marah itu manusiawi. Menjadi masalah kalau pemimpin marah pada anak buahnya dipertontonkan ke khalayak umum.

Hal tersebut disampaikan Pakar Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga,  Rabu (1/7/2020).

Jamiluddin menilai, hal ini tentu tidak baik, karena secara psikologis dapat menjatuhkan moral anak buah atau bawahan.

"Hal ini akan berdampak pada makin merosotnya kinerja bawahan," kata alumni Master Komunikasi Pembangunan IPB tersebut.

Dalam konteks komunikasi politik, jelas Jamiluddin, pemimpin marah di depan umum dapat menurunkan kredibilitasnya.

"Bahkan citra pribadinya bisa menjadi buruk," tambah Jamiluddin.

Menurut Penulis Buku Riset Kehumasan ini, penilaian itu bisa muncul, karena pemimpin yang suka marah dianggap sosok yang labil.

"Sosok seperti ini akan berpengaruh dalam mengambil kebijakan," terangnya.

Selain itu, lanjut Jamiluddin, dalam budaya Jawa, pemimpin yang baik adalah sosok yang dapat menahan amarah di depan umum.

"Pemimpin seperti ini tidak akan pernah menunjukkan emosi yang meledak-ledak di depan umum, apalagi amarah yang diiringi ancaman seperti reshuffle, seharusnya tidak perlu keluar dari seorang pemimpin," ucap pria kelahiran Sei Rumbia, Sumatera Utara, 59 tahun yang lalu ini.

Lebih lanjut, Jamiluddin berpendapat, kalau memang kinerja anak buah rendah, sebaiknya cukup dipanggil dengan memberi peringatan.

"Kalau sudah diperingatkan berulang kali kinerjanya tetap rendah, ya reshuffle saja," pungkas mantan Evaluator Harian Suara Pembaruan tersebut. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top