PENYIDIK AKAN UJI BALISTIK SENJATA ANAK BUAH JHON KEY
0 Komentar 1140 pembaca

PENYIDIK AKAN UJI BALISTIK SENJATA ANAK BUAH JHON KEY

Hukum & Kriminal

Jakarta, MajalahPerwira - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengaku, letupan sebanyak 7 kali dari depan rumah Mus Kei di Perumahan Greend Lake, Kota Tangerang, Banten diketahui bersumber dari dua senpi yang dilakukan oleh anak buah Jhon Kei.

"Satu senjata api ditembakkan oleh WL yang dibekuk di kawasan Puncak, Cianjur, Rabu malam lalu bersama senpinya. WL ini menembakkan senpi revolver rakitan," kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/6/2020).

Dia menerangkan, untuk senpi lainnya ditembakan oleh pelaku berinisial MAN alias Ayamo dengan senjata api jenis colt USA Cal 22 Nomor Seri H 12476.

"Ayamo yang merupakan pemilik senpi Colt ini menyerahkan diri ke Subdit Resmob Polda Metro Jaya, kemarin," jelas Yusri.

Dia menuturkan, dari hasil penyelidikan yang didapat dari tangan Ayamo berupa senpi colt miliknya berikut, 10 peluru caliber 22, 1 celana levis merek Fallas dan 1 kaos oblong warna hitam.

"Seperti diketahui dari 7 tembakan senpi itu saat penyerangan, satu peluru mengalami rikoset atau memantul hingga melukai jari kaki pengemudi ojol," ujar Yusri.

Menurutnya, penyidik akan melakukan uji balistik untuk mengetahui dari senpi mana yang menyebabkan driver ojol terluka tembak dibagian jempol kakinya.

"Dari uji balistik akan diketahui senpi mana yang melukai pengemudi ojol itu," ungkapnya.

Dia mengatakan, polisi sudah mengamankan sebanyak
39 orang anak buah Jhon Kei yang diduga melakukan penyerangan terhadap kediaman Nus Kei di Grren Lake, Tangerang dan pembacokan anak buah Nus Kei hingga tewas dan korban lainnya mengalami 4 jari tangannya terputus.

"Sehingga totalnya ada 39 orang anak buah JK yang kami amankan dan jadi tersangka. Namun dari 39 orang itu, 2 orang dengan LP terpisah karena tidak terlibat dalam penyerangan ke Green Lake dan pembacokan di Kosambi,"
ungkapnya.

Dia menuturkan, keduanya tetap diproses hukum, karena memiliki senjata tajam.

"Keduanya adalah MR dan TH. Dari rumah MR di Jalan Sentani Raya, Kelapa Dua, Tangerang, di dapati satu buah senjata api jenis pistol merk Baretta MOD 92FS, 1 unit magazine dan 4 butir peluru," terangnya

"Lalu dari kediaman TH di Bekasi, didapati senjata airsoft gun. Keduanya sama, awalnya mereka diduga terlibat dalam pembacokan dan penyerangan ke rumah Nus Kei. Setelah didalami ternyata keduanya tak terlibat," lanjutnya.

Sementara itu, wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak mengatakan, dari pendalaman dan penyelidikan sedikitnya diduga ada 47 tersangka dalam kasus perencanaan dan permufakatan jahat di dua lokasi penyerangan kelompok John Kei ini yakni di Perumahan Green Lake, Tabgerang dan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Dari dugaan 47 tersangka itu, sudah ada 39 orang yang ditahan dimana dua dalam LP terpisah. Jadi masih ada sekitar 8 DPO lagi. Jumlah ini bisa bertambah, tergantung hasil pemeriksaan tersangka baru yang kami amankan," kata Calvijn. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top