SEKJEN FKPD PARTAI DEMOKRAT: SUBUR SEMBIRING BUKAN PENDIRI PARTAI DEMOKRAT
0 Komentar 1365 pembaca
Subur Sembiring bersama Luhut B Pandjaitan

SEKJEN FKPD PARTAI DEMOKRAT: SUBUR SEMBIRING BUKAN PENDIRI PARTAI DEMOKRAT

Politik

Jakarta, MajalahPerwira- Pernyataan politisi senior Partai Demokrat Subur Sembiring yang mempertanyakan legalitas formal Kepengurusan Partai Demokrat hasil Kongres ke-5 pada Maret 2020 menuai reaksi dari para pengurus Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono tersebut.

Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD PD) Akbar Yahya Yogerasi menyatakan, selama ini Subur Sembiring mengatasnamakan Plt Ketua Umum FKPD PD.

"Padahal, FKPD PD didirikan oleh Pendiri Utama Partai Demokrat Bapak (almarhum) Ventje Marthin Rumangkang, dengan maksud dan tujuan untuk memberikan masukan kepada Partai Demokrat dengan cara sebaik-baiknya untuk secara bersama-sama membesarkan dan menjaga marwah Partai Demokrat," kata Akbar kepada para awak media, Rabu (10/6/2020).

Menurut Akbar, FKPD PD didirikan dengan landasan yang dapat menjadi Ketua Umum FKPD PD adalah Pendiri Partai Demokrat yang terdapat di dalam Akta Pendirian (salah satu dari 99 nama yang ada), di mana Subur Sembiring tidak termasuk pendiri Partai Demokrat.

"FKPD PD terdiri dari Pendiri dan Deklarator, dan Kader Partai Demokrat, baik yang berada di struktur kepengurusan maupun tidak," ungkapnya.

Akbar menilai, sepak terjang Subur Sembiring yang seolah-olah FKPD PD berada dalam kekuasaannya, sehingga dengan mudahnya berkoar mengatasnamakan FKPD PD.

"Sudah beberapa bulan ini saya bersabar dan mencoba untuk diam dengan harapan kiranya Subur Sembiring dapat menyadari alangkah bijaknya jika saran dan masukan tersebut diberikan dengan cara yang baik tanpa harus menyerang," jelasnya.

Akbar mengungkapkan, sejak Ketua Umum FKPD PD Ventje Rumangkang meninggal dunia 3,5 bulan yang lalu, FKPD PD belum pernah melaksanakan Kongres ataupun Kongres Luar Biasa untuk mengangkat siapapun sebagai Ketua Umumnya.

"Tidak ada satupun pasal dalam AD/ART yang menyatakan FKPD PD dapat mengambilalih Kepemimpinan Partai Demokrat, untuk itu marilah kita dengan penuh kesadaran dan kebersamaan untuk saling menghargai satu sama lain didalam tubuh FKPD PD," tegasnya.

Terkait dengan jabatan Plt Ketua Umum yang selalu diakui Subur Sembiring, lanjut Akbar, pihaknya tahu Rapat Pleno yang diadakan untuk menetapkan Sdr. Subur Sembiring sebagai Plt.

"Ketua Umum FKPD PD dihadiri saya dan beberapa teman-teman dilakukan hanya untuk mengisi kekosongan Kepemimpinan sementara," ungkapnya.

Namun faktanya, tutur Akbar, sampai saat ini tidak pernah ada SK tentang Subur Sembiring menjadi Plt Ketua Umum FKPD PD.

"Jadi dari semua sepak terjang yang dilakukan oleh Subur Sembiring tentunya ini tidak benar mengatasnamakan FKPD PD karena FKPD terdiri dari Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, Dewan Kehormatan, dan Pengurus Harian, artinya tentu Subur Sembiring tidak seorang diri," terangnya.

Ke depan, tambah Akbar, melalui Kongres FKPD PD akan menentukan siapa Ketua Umum yang definitif sehingga dapat terus memberikan manfaat untuk kebesaran Partai Demokrat.

"Kemudian, kepada Pemerintah (Menteri Hukum dan HAM R.I Bapak Yasonna Laoly) dalam Kapasitas saya sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Partai Demokrat 2020 - 2025 berterima kasih telah mengesahkan Ketua Umum Partai Demokrat (AHY) dalam Surat Keputusan Nomor M.HH-10.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025 yang ditantangani 18 Mei 2020 yang lalu," pungkas anggota Dewan Pertimbangan (Wantim) DPP Partai Demokrat 2020-2025 tersebut.

Sebelumnya, pada Selasa (9/6/2020) sejumlah politisi senior Partai Demokrat yang dimotori oleh Subur Sembiring melakukan pertemuan dengan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly di Kantor Kemenkumham.

Kepada Menkumham, Subur menyampaikan, keputusan Kongres V Partai Demokrat yang memutuskan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat pengganti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak sah.

Sebagai tindak lanjut dari pernyataannya, Subur Sembiring dan kawan-kawan berencana akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top