PRESIDEN LIRA DORONG PROSES HUKUM CEPAT PELAKU ILEGAL MINING
0 Komentar 2605 pembaca

PRESIDEN LIRA DORONG PROSES HUKUM CEPAT PELAKU ILEGAL MINING

Hukum & Kriminal

Bolaang Mongondow, MajalahPerwira - Presiden LIRA, Drs.HM. Jusuf Rizal, SE, M.Si mengatakan, bahwa tak ada penangguhan bagi pelaku ilegal mining, jika jelas terbukti tidak miliki ijin penambangan.

"Kami mendorong proses hukum cepat tanpa ada penangguhan penahanan," ujar Jusuf Rizal kepada media, Senin (18/5/2020).

Pasca tertangkapnya sebagian pelaku pemilik modal dalam pengolahan lahan Tambang pegunungan Rumagit lokasi Potolo Desa Tanoyan Selatan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow oleh Petugas Kepolisian Polres Kota Kotamobagu.

Penangkapan itu atas dasar laporan Polisi Nomor : LP/244/III/2020/Reskrim tanggal 18 Maret, kemudian Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sprindik/49/III/2020/Reskrim Tanggal 26 Maret 2020, dan laporan Polisi Nomor : LP/362/V/2020/Reskrim Tanggal 9 Mey 2020, Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sprindik/74/V/2020/Reskrim tanggal 9 Mey 2020.

Menurut JR, ini adalah bukti keseriusan pihak Kepolisian dalam penegakan Hukum bagi para pelaku tanpa ada padang bulu. Jika olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah terlaksana untuk dijadikan dasar penangkapan, kemudian di perkuat dengan keterangan para saksi, tidak lagi ada alasan untuk memperlambat proses Hukum bagi para pelaku.

Sebab LSM LIRA telah mencium aroma adanya mafia tambang di daerah Sulawesi Utara yang diduga melibatkan oknum pejabat, baik itu institusi Polri, maupun TNI, dan ini jika dibiarkan maka akan merusak sistim.

"Untuk itu LIRA meminta kepada Pemerintah menuntaskan proses proses hukum bila mana telah di ketahui melakukan pelanggaran atau terbukti melakukan kegiatan penambangan Ilegal, karena ini akan merugikan Negara, merugikan masyarakat, lalu kemudian akan menjadikan preseden buruk dalam pengelolaan pertambangan. Siapapun pelaku terlibat dalam melakukan kegiatan illegal tersebut, harus di proses sesuai hukum," tegas Jusuf Rizal

"Kami menyampaikan, jangan sampai ada aparat coba bermain karena mungkin ada lobi-lobi ke Pusat, perlu diketahui dan disampaikan, selain LIRA mempercayakan saya (Drs.HM.Jusuf Rizal,SE.M.Si-red) sebagai Presiden, namun juga menjadi Ketua Presidium relawan Pemenangan Jokowi-Maruf dalam Presiden Center, jadi dengan adanya penangkapan ini, akan melaporkan juga kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, jadi jangan ada main main dalam menangani kasus ini," sambung Jusuf Rizal.

Saat di mintai konfirmasi terkait penegasan dari Presiden LIRA, Koordinator LIRA Sulawesi Utara, Hi. Moh. Efendi Mokodompit, SE, MM mengatakan, LIRA Sulut akan mengawal proses hukum bagi para tersangka.

Kemudian dia minta kepada pihak Kepolisian Polda Sulawesi Utara agar melakukan pemanggilan sekaligus penangkapan kepada oknum-oknum terlibat dalam pekerjaan Ilegal Mining ini.

Efendi mengungkapkan, masih banyak pelaku belum tersentuh dengan tindakan Kepolisian. Data sementara perambahan hutan dalam pengolahan logam Mulia (Emas) tanpa ijin di wilayah Sulawesi Utara khususnya di Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, dan Bolaang Mongondow Selatan telah LIRA kantongi.

"Kami mohon agar sesegera mungkin dari pihak Kepolisian melakukan penertiban secara menyeluruh agar tidak memunculkan tanggapan lain dari masyarakat, pelaku yang sama bebas berkeliaran, kenapa pihak Kepolisian tidak menangkapnya," ucap Hi. Moh. Efendi Mokodompit.

Kapolres Kota Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati, SIK dihubungi lewat handphone untuk mendapatkan tanggapan seputar proses penahan para pelaku sekaligus pemodal sementara dalam tahanan Polres Kota Kotamobagu, kemudian di susul dengan SMS lewat nomor 08525664xxxx, hingga berita ini ditayangkan, tidak mendapatkan jawaban. MP-Sutimin Tubuon

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top