AKHIRI RESES, DPR RI AKAN FOKUS PENANGANAN COVID-19 DAN DAMPAKNYA
0 Komentar 1788 pembaca

AKHIRI RESES, DPR RI AKAN FOKUS PENANGANAN COVID-19 DAN DAMPAKNYA

Parlemen

Jakarta, MajalahPerwira - Ketua DPR RI Puan Maharani akan memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III tahun Sidang 2019-2020, pada Senin siang (30/3/2020).

Menurut Puan, rapat paripurna harus dilakukan agar DPR RI dapat mulai bekerja melakukan fungsi pengawasan, budgeting, dan legislasi terutama disaat darurat wabah virus corona atau Covid-19 saat ini ini.

“Dalam masa darurat, semua kegiatan DPR akan diarahkan untuk membantu atasi wabah Covid-19. Kalau tidak ada sidang paripurna, maka status DPR akan tetap reses, tidak bisa melakukan fungsinya secara maksimal,” terang Puan.

Selain akan fokus pada penanganan wabah Covid-19, DPR RI, jelas Puan, juga akan mencari formulasi untuk membantu pemerintah mengatasi dampak-dampak wabah Covid-19, terutama dampak social ekonominya.

“Misalnya, desain APBN sudah tidak sesuai asumsi-asumsi yang digunakan. Karenanya dibutuh penyesuaian dan perubahan baik dari sisi penerimaan, belanja dan pembiayaan yang fokusnya pada penanganan wabah Covid-19 serta penanggulangan dampak sosial dan ekonominya,” sambung mantan Menko PMK ini.

Puan menambahkan, DPR RI akan memberikan dukungan penanganan pandemic Covid-19 melalui fungsi -fungsi anggaran, legislasi maupun pengawasan agar masyarakat terlindungi dari aspek kesehatan mau pun ekonomi.

Puan menjelaskan, rapat paripurna DPR RI mempunyai mekanisme tersendiri sesuai tata tertib persidangan, misalnya adanya syarat harus ada kehadiran fisik tiga pimpinan DPR dan separuh lebih anggota hadir untuk memenuhi kuorum.

"Namun karena mematuhi protokol pencegahan pandemi Covid-19, maka rapat paripurna disesuikan dengan anjuran physical distancing," ujarnya.

Puan menyatakan, penyesuaian itu dilakukan dengan membatasi kehadiran fisik peserta rapat paripuran yang hanya menghadirkan 3 pimpinan DPR, 9 ketua fraksi dan ketua-ketua AKD.

"Ada pun anggota- anggota lain bisa mengikuti rapat secara virtual menggunakan fasilitas teleconference. Rapat sendiri akan berlangsung cepat, tidak ada pengambilan keputusan, hanya membuka masa persidangan III saja,” tutupnya.

Selain mengurangi kehadiran fisik peserta, rapat paripurna akan memberlakukan protokol darurat pencegahan virus Covid-19 secara ketat. Misalnya akses masuk menuju ruang rapat paripurna hanya satu 1 pintu.

Peserta rapat akan dicek suhu tubuhnya, disemprot disinfektan dan wajib membersihkan tangan dengan handsanitizer sebelum masuk ruang rapat.

Posisi duduk peserta rapat juga diatur untuk menjaga jarak, karena itulah rapat paripurna diadakan di Gedung Nusantara yang kapasitasnya lebih luas. Selain peserta rapat tidak diperkenankan masuk area Gedung Nusantara.

Untuk kepentingan media, rapat paripurna juga diatur sesuai protokol darurat wabah Covid-19.

Untuk media elektronik akan ada TV pool. Para wartawan yang biasa meliput di DPR RI juga bisa mengikuti rapat paripurna melalui live streaming yang disediakan oleh biro pemberitaan DPR RI. MP-RON

 

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top