PAN TOLAK RAPID TEST COVID-19 BAGI ANGGOTA DEWAN DAN KELUARGANYA
0 Komentar 1560 pembaca

PAN TOLAK RAPID TEST COVID-19 BAGI ANGGOTA DEWAN DAN KELUARGANYA

Parlemen

Jakarta, MajalahPerwira - Anggota DPR RI asal Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Zainuddin Maliki menyatakan, fraksinya menolak wacana rapid test virus corona (Covid-19) kepada anggota DPR RI dan keluaganya.

Hal tersebut disampaikan Zainuddin kepada para awak media, Rabu (25/3/2020).

Menurut Zainuddin, PAN memandang keselamatan tenaga medis dan masyarakat yang terpapar harus diutamakan.

"Di tengah situasi seperti ini, semua pihak harus cerdas dan arif dalam menetapkan skala prioritas penanganan Covid-19," katanya.

Legislator asal Dapil Jatim X tersebut mengatakan, masyarakat dan petugas medis yang ada di garda depan harus mendapatkan prioritas.

“Saya agak terkejut mendengar usulan itu. Tiba-tiba kok malah anggota DPR dan keluarganya yang diutamakan. Padahal, jelas kasat mata, banyak tenaga medis dan masyarakat yang terpapar. Merekalah yang lebih penting untuk didahulukan," ujarnya.

Zainuddin meyakini, para wakil rakyat lainnya pun keberatan dengan rencana ini, apalagi ini bukanlah kebijakan formal DPR RI.

"Ini adalah usulan dan kebijakan sepihak kesekjenan DPR. Saya tahu para anggota DPR lebih mengutamakan tenaga medis dan masyarakat yang terpapar yang perlu mendapat perhatian," sambung anggota Komisi X DPR RI tersebut.

Atas dasar itu, imbuh Zainuddin, sebaiknya rencana rapid test Covid-19 pada anggota DPR RI dan keluarganya sebaiknya dibatalkan.

"Saat ini, masyarakat banyak menyorot kinerja pemerintah dan DPR. Lebih baik jika DPR fokus mencari jalan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kompleks penanganan Covid-19 ini," tegasnya.

Zainuddin menyarankan, apabila para anggota DPR RI ingin melakukan rapid test Covid-19 sebaiknya dilakukan secara pribadi dan tidak membawa institusi.

“Kalau mau mengadakan test, silahkan laksanakan secara sendiri-sendiri. Itu adalah hak. Tidak ada yang bisa melarang, tetapi kalau dilaksanakan kolektif itu tidak baik. DPR dinilai hanya mau menyelamatkan diri sendiri dan keluarganya," tuturnya.

Zainuddin berharap, agar isu rapid test bagi anggota DPR dan keluarganya ini tidak berlarut-larut, sebaiknya pimpinan DPR RI segera meminta agar kesekjenan membatalkan kegiatan tersebut.

"Meskipun belakangan disebut bahwa anggarannya adalah hasil sumbangan pimpinan dan anggota, namun tetap saja masyarakat merasa ada kejanggalan.
Kalaupun ada sumbangan, lebih bagus jika disumbangkan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan," pungkasnya. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top