DIAH PITALOKA: KOMISI VIII AKAN PANGGIL MENAG GUNA EVALUASI SKB 2 MENTERI
0 Komentar 1611 pembaca

DIAH PITALOKA: KOMISI VIII AKAN PANGGIL MENAG GUNA EVALUASI SKB 2 MENTERI

Parlemen

Jakarta, MajalahPerwira - Insiden demonstrasi menentang pembangunan Gereja Santo Yoseph, Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau mendapat perhatian khusus dari Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka.

Diah menyebut, Surat Keputusan Bersama (SKB) 2 Menteri Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Dalam Pendirian Rumah Ibadah adalah hal pertama yang harus dievaluasi kritis.

Hal tersebut disampaikan politisi PDIP tersebut kepada para awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (11/2/2020).

"Komisi VIII DPR akan meminta Menteri Agama untuk hadir dalam rapat kerja, khususnya membahas evaluasi SKB 2 Menteri ini" katanya.

Diah mengungkapkan, dibutuhkan regulasi yang tepat untuk melindungi hak beragama dan menjalankan peribadatan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

"Konstitusi menjamin hak warga negara menjalankan ibadahnya. Regulasi spesifik yang mengatur seperti SKB ini kan harusnya memastikan prinsip toleransi dan keberagaman jadi bisa terwujud, bukan justru jadi tameng bagi tindakan intoleransi," jelasnya.

Diah Pitaloka juga meminta, agar Menteri Agama (Menag) responsif melihat persoalan ini sebagai masalah yang penting untuk segera dicarikan solusinya.

"Kita minta Raker (Rapat Kerja -red) agar masalah seperti ini tidak berulang, tidak jadi bola liar yang kemudian jadi komoditas politik.

Diah menambahkan, dirinya menginginkan ada regulasi yang tepat untuk dapat segera menyelesaikan permasalahan ini.

"Pak Menteri harus paham urgensi masalah ini, jangan sampai trendnya menjadi berkembang dalam kehidupan umat beragama di Indonesia," pungkasnya. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top