PUSHUKNAS MINTA DINAS ESDM SULUT TINDAK TEGAS PENAMBANGAN PENAMBANGAN ILEGAL
0 Komentar 1559 pembaca

PUSHUKNAS MINTA DINAS ESDM SULUT TINDAK TEGAS PENAMBANGAN PENAMBANGAN ILEGAL

Hukum & Kriminal

Jakarta. MajalahPerwira - Setelah melaporkan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Ratatotok, Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut) ke Presiden Jokowi dan Mabes Polri (Kapolri, Irwasum, Propam dan Bareskrim), Kementrian LHK dan Kementrian ESDM. Lembaga Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Nasional ( PUSHUKNAS) kembali mendapatkan laporan dari masyarakat Pobuat, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulut yang notabene adalah tetangga terdekat Kabupaten Mitra terkait kegiatan sejenis (PETI, red) kepada Sekjen PUSHUKNAS Mohamad Fazly di Jakarta, Senin, 10 Februari 2020.

Sekjen PUSHUKNAS M Fazly berjanji akan menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut "Akan Saya bersurat dan menemui pihak terkait soal PETI tersebut, tambang ilegal itu harus ditutup!" pungkasnya.

Menurut salah seorang warga Pobuat, Boltim ijin pertambangan emas ilegal itu hanya Stone Crusher atau galian C, bukan penambangan emas.

Saat dihubungi via telpon seluler, pemilik usaha PETI berinisial SAD atau biasa disapa dan di panggil AK untuk mengkonfirmasi usahanya tersebut dijawab dengan "Sorry, kamu salah sambung".

Diketahui luas masyarakat sekitar lokasi PETI pengusaha tersebut diduga kuat sering memberikan "upeti" kepada aparat setempat hingga ke tingkat propinsi di daerah tersebut.

"Ada excavator, alat berat lainnya, ini sudah usaha skala besar, padahal tidak ada ijin pertambangan emas!" ujar salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya karena takut dengan masalah keamanan dirinya.

Menurut Fazly, Dinas ESDM Propinsi Sulut dan Pimpinan tertinggi di wilayah itu (Sulut, red) harus mengambil sikap tegas soal PETI ini.

"Kalau para pengambil keputusan tidak berani tertibkan disana (Pemprov Sulut) terpaksa harus saya tuntaskan di pusat" ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya kalau kewenangan soal pertambangan sekarang berada di Pemerintah Provinsi, bukan lagi di Kabupaten.

Daerah Boltim, Sulut diketahui hanya memiliki 3 usaha berijin pertambangan yaitu PT ASA di Kecamatan Kotabunan, J Resources di Lanud dan KUD Nomontang di Kecamatan Modayag. MP/Zack

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top