SUSNO DUADJI: SELAMATKAN UANG JIWASRAYA GATE !!!
0 Komentar 1912 pembaca

SUSNO DUADJI: SELAMATKAN UANG JIWASRAYA GATE !!!

Nasional

Jakarta, MajalahPerwira - Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji angkat bicara tentang Kasus Jiwasraya, ia mengatakan bahwa isu kasus Jiwasraya di penghujung tahun 2019 lalu tidak tenggelam dengan maraknya isu banjir yang melanda beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020.


Susno Duadji menyebut kasus itu dengan istilah “Jiwasraya Gate”, menurutnya menyidik dan membuktikan kasus “Jiwasraya Gate” ini lebih mudah daripada menyidik dan membuktikan perkara pencurian biasa. Ia mengkalkulasi kerugian Jiwasraya Gate ini dua kali kerugian kasus Century Gate tahun 2009 silam, atau Rp 13 Triliun lebih.

(Diketahui bahwa kasus Bank Century awalnya dipegang dan hampir diselesaikan oleh Susno Duadji yang pada waktu itu menjabat sebagai Kabareskrim Polri, akan tetapi terjadi perhelatan besar “Cicak Buaya” kasus itu diambil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang hingga saat ini kasus Century Gate belum tuntas 100%.)

Susno Duadji kepada wartawan mengatakan, kasus Jiwasraya Gate dengan kasus Bank Century Gate ada kemiripan, beda-beda tipis. Melibatkan orang-orang yang punya kewenangan untuk mempermainkan uang negara. Dalam kasus Jiwasraya Gate uang yang ditilep jumlahnya sekitar Rp 7 triliun, kini hal yang serupa terulang kembali di lembaga keuangan yang berlatar belakang plat merah dengan jumlah yang jauh lebih besar atau sekitar Rp 13 Triliun, ujar Susno.

“Bedanya mungkin Century Gate penuh nuansa Politis sampai di bawak ke rana Pansus DPR RI, kalau Jiwasraya Gate entahlah kita belum tau, what’s next ? Kita pantau saja, tapi suka atau tidak suka pasti akan dibahas di Forum DPR-RI karena menyangkut BUMN tentunya ada komisi DPR yang membawahi BUMN, kalau seandainya uang nasabah akan diganti oleh pemerintah tentunya tidak segampang itu, karena memerlukan persetujuan DPR , persoalannya akan di-pansuskan atau tidak, tergantung”, jelasnya.

Susno Duadji dengan gamlang menerangkan bilamana untuk menyidik dan membuktikan perkara Jiwasraya Gate ini mudah:

Pertama, lantaran perkara ini berkaitan dengan keuangan yang erat dengan perbankan, sehingga pergerakan arus uang dari account milik Jiwasraya kepada pihak lain dapat diketahui dengan jelas.

Kedua, mutasi, transfer, dan lain-lain terkait dengan uang yang ada di account pasti meninggalkan jejak elektronik yang bisa dilacak setiap saat.

Ketiga, transaksi terhadap uang yang ada pada account Jiwasraya dapat terlaksana hanya atas perintah pejabat yang punya otoritas, dan ada bukti tertulis dan jejak elektroniknya.

Kempat, semua lintas transaksi keuangan Jiwasraya pasti tercatat di dalam buku keuangan Jiwasraya.

Kelima, instrumen berupa peraturan perundang-undang sebagai tolak ukur untuk menilai apakah suatu perbuatan boleh atau tidak dilakukan tentunya lengkap shg dapat dijadikan oleh penyidik sebagai acuan.

Keenam, ada Lembaga Financial Inteligent Unit PPATK yang bisa dimanfaakan untuk melacak aliran duit Jiwasraya baik di dalam maupun di luar negeri.

Lebih jauh mantan petinggi bintang tiga Polri ini menerangkan strategy penyidikan seperti apa yang dilakukan dalam penyidikan Perkara Jiwasraya. Susno mengatakan, paling utama adalah menyelamatkan uang Jiwasraya semaksimal mungkin dengan cara langsung melacak aliran duit (follow the money) langsung blokir dan sita, kerja sama yang baik dengan PPATK yang dapat melacak aliran duit di dalam dan di luar negeri.k

"Kemudianemudian jangan sampai membuang waktu dengan masalah administrasi, prosedural, dlln sehingga uang dan tersangka semakin jauh," tegas lulusan Akabri Kepolisian 1977 ini.

Susno Duadji berharap, dalam penyidikan dan pembuktian Jiwasraya Gate ini semoga saja penyidik tidak diintervensi oleh politik sehingga konsentrasi penyidik tidak terganggu. Selain itu, Susno Duadji juga mempertanyakan keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang selama ini selalu menerima laporan dari Jiwasraya tiap bulan atau periode tertentu, dan laporan tersebut diapakan.

Dipertanyakannya pula, siapa yang membuat laporan keuangan Jiwasraya, siapa acounting nya, dan bagaimana peran pengawasan Kementerian BUMN pada waktu itu, terlebih lagi Komisaris Jiwasraya apa tidak tau kejadian seperti ini.

“Betapa tidak enaknya menyidik suatu perkara manakala banyak pihak yang intervensi, saya sendiri sebagai orang yang pertama kali mengungkap dan menyidik Century Gate merasa sedih karena apa yang saya pernah lakukan tidak tuntas hanya menyentuh pada level bawah dan menengah," papar Susno Duadji.

Susno Duadji menghimbau agar perkara Jiwasraya ini dapat diungkap tuntas, dan uang serta aset yang diselamatkan dapat dikumpulkan sebanyak-banyaknya sehingga tidak menguras uang rakyat dari APBN untuk mengganti uang nasabah, dan kepercayaan investor dalam dan luar negeri terhadap Pemerintah dan Lembaga Keuangan Indonesia semakain baik. MP-RED

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top