DEELNEMING: KASUS WAHYU SETIAWAN PATUT MENJERAT MEGAWATI, HASTO Dan YASONNA LAOLY
0 Komentar 1409 pembaca

DEELNEMING: KASUS WAHYU SETIAWAN PATUT MENJERAT MEGAWATI, HASTO Dan YASONNA LAOLY

Opini

Jakarta, MajalahPerwira - Saya ingin memberikan pendapat atau pandangan hukum secara logika ilmu hukum pidana yang ideal atas kasus dugaan perbuatan tindak pidana korupsi yang menjerat tersangka Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dan caleg PDIP Harun Masiku serta mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful.

Berdasarkan Ilmu Hukum Pidana ketiga orang yang ikut menandatangani surat permohonan pergantian antar-waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode tahun 2019-2024 Harun Masiku, yakni: Ketua Umum
PDIP Megawati Sukarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto serta bapak Yasonna Laoly dapat diduga telah turut serta menerbitkan dugaan perbuatan tindak pidana yang dilakukan oleh Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan caleg PDIP Harun Masiku serta mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang swasta bernama Saeful yang sudah resmi dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kasus dugaan perbuatan tindak pidana tersebut merupakan suatu peristiwa pidana yang dilakukan oleh lebih dari satu orang atau disebut penyertaan (DEELNEMING), perumusan kontruksi hukum untuk menjerat orang-orang yang diduga telah turut serta melakukan perbuatan tindak pidana berdasarkan Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 56 KUHP.

Jadi ketiga orang tersebut yakni: Ibu Megawati dan bapak Hasto serta bapak Yasonna Laoly, sepatutnya turut diselidiki oleh KPK secara intensif, selanjutnya hasil penyelidikan mungkin dapat ditemukan: apakah mereka sebagai orang yang turut serta menyuruh melakukan (doen plenger) atau atau turut serta melakukan (medeplenger) membujuk melakukan (uitlokker) atau dengan sengaja membantu memberikan kesempatan dan keterangan untuk melakukan (medeplichtige zijn)?

Perihal tersebut merupakan hak dan kewenangan para penyelidik dan penyidik KPK yang terkait, akan tetapi sekali lagi, ketiga orang tersebut patut diselidiki secara intensif dan komprehensif berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mr.Kan, Pengamat Hukum

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top