PANTASKAH TRUMP DI MAKZULKAN?
0 Komentar 1118 pembaca

PANTASKAH TRUMP DI MAKZULKAN?

Opini

Surabaya, MajalahPerwira - Proses pemakzulan terhadap Presiden AS, Donald Trump sedang berjalan di Negeri Paman Sam itu. Sedangkan di Luar Negeri Trump sedang memimpin pertempuran melawan China dalam perang dagang.

Alih2 DPR AS yang di kuasai Partai Lawan Trump (Demokrat) mendukung Trump dalam negeri untuk menghadapi China malah memproses pemakzulan?

Padahal apa yang di lakukan Trump itu adalah berupaya agar AS kedepan menjadi kekuatan dunia yang unggul, sebagaimana dalam janji kampanye, "Make America Great Again". Nasionalisme Trump patut di acungi jempol.

Dalam negeri, DPR yang di ketuai oleh Nancy Peloci sedang mendorong anggota parlemen untuk menyusun pasal2 pemakzulan. Untuk itu sejumlah pendapat dari 520 professor dari akademisi mau pun hukum di kumpulkan dari seluruh Universitas terkemuka di AS. Sebut saja Harvard, Yale, Columbia, Universitas of California, Universitas Michigian dsb.

Tuduhannya adalah Trump mengkhianati sumpah jabatan nya dengan menggunakan kekuasaan yang di miliki suami Melani, untuk menggunakan kekuatan asing untuk menjegal kandidat kuat Demokrat, Joe Biden mantan Wapres Obama, untuk bersaing pada Pilpres AS 2020 mendatang.

Konon upaya pemakzulan yang di gunakan oleh Demokrat ini akan di ganjal oleh Senat yang di kuasai oleh Partai Republik, pendukung Trump. Bahkan dua pertiga dari senat harus berjuang keras bela Trump dalam pemakzulan ini.

Jika dibanding kan politik Luar Negeri AS di Era Pendahulu Trump, seperti, Clinton, Bush, Obama; AS terlihat mengobarkan perang di beberapa wilayah di Timur Tengah seperti, Irak, Suriah, Libya, menyisakan derita kemanusian di wilayah itu baik materi maupun korban nyawa, dan hancur nya negeri2 Mayoritas Muslim itu, maka perang Pemerintahan Trump lawan China dalam perdagangan ini lebih soft dan smooth.

China di bawah Xi Jinping kelihatan kewalahn dan kedodoran. Terakhir, perang lawan AS ini, China terkuras Devisa sebanyak Rp 126 T. Artinya Pemerintahn Komunis RRC keteter dan perang ini kelihatan nya akan di pertahankan Trump sampai 2020.

Jika di lihat dari upaya2 pemakzulan Trump ini tidak tertutup kemungkinan China ikut bermain di belakang agar Trump tersingkir saat ini juga dan Trump jangan terpilih kembali pada pilpres AS mendatang.

Apakah hal di atas tidak disadari oleh Partai Demokrat AS yang sudah mengelus jagonya, Joe Biden dan mengorbankan kepentingan dan nama AS sedang di pertaruhkan dalam perang dagang lawan China ini?

Kalau dari sisi Nasionalisme dan kepentingan AS, mesti nya Demokrat Amerika tidak lakukan upaya pemakzulan di tengah pertempuran sedang berlangsung.

Orang bisa saja anggap Partai Demokrat AS di susupi kekuatan China yang sedang keteter dalam perang dagang. Demokrat mesti memikirkan ini. Bagaimana mungkin memecat panglima negara nya yang sedang pimpin pertempuran? Hanya karena demokrat merasa jago nya di pilpres sedang di jegal Trump?

Tepian Kali Brantas, 9 Desember 2019

Muslim Arbi, Pengamat Politik

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top