MENAG MENGELUARKAN REKOMENDASI PERPANJANGAN IZIN FPI
0 Komentar 1248 pembaca

MENAG MENGELUARKAN REKOMENDASI PERPANJANGAN IZIN FPI

Nasional

Jakarta, MajalahPerwira - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi membenarkan, kementeriannya telah mengeluarkan rekomendasi perpanjangan izin FPI.

Hal tersebut dikatakan Fachrul di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (28/11/2019) usai dirinya mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR RI.

"Kami tidak mengkaji, kami sudah final mengajukan. Memang kemudian ada proses lanjut, ya silakan diproses lanjut," katanya.

Dalam hal ini, Fachrul mengatakan, Kemenag atau terus berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tetap saja Kemenag dengan Kemendagri berkoordinasi. Apa yang perlu diupayakan lagi kita coba lakukan," janjinya.

Mantan Wakil Pangab di era Orde Baru ini berpendapat, apabila FPI ingin bangsa maju, mengapa tidak dirangkul untuk bersama membangun bangsa.

"Tapi beginilah kalau semua komponen bangsa itu ingin maju, sama-sama ingin memajukan bangsa ini kenapa tidak. Ada hal-hal yang masih diragukan kita coba deal dengan dia," jelasnya.

Fachrul menyatakan, pihaknya akan selalu siap merevisi poin-poin terkait rekomendasi perizinan FPI apabila, Kemendagri memintanya.

"Saya sependapat misalnya Mendagri mengatakan masih ada poin-poin yang diragukan, ya kita deal saja dengan FPI, bisa tidak anda mengubah ini menjadi begini," tukasnya.

Fachrul berjanji, apabila nantinya terdapat hal yang perlu dirubah dalam rekomendasi tersebut, maka pihaknya akan selalu siap berdiskusi.

"Apabila ada teman-teman yang merasa perlu dieliminasi kita coba diskusikan, bagaimana kalau ini dihilangkan atau itu yang ditambah ya sangat mungkin. Saya kira tidak ada harga mati. Yang harga mati hanya NKRI," ujarnya.

Salah satu alasan Kemenag menyetujui perpanjangan perizinan FPI, menurut Fachrul, karena AD/ART FPI berbeda dengan HTI.

"AD/ART FPI berbeda dengan HTI. Setelah kita baca dengan HTI beda, kemudian mereka sudah kita ikat komitmen," terangnya.

Fachrul berharap, FPI nantinya dapat menjadi ormas yang dipegang komitmennya.

"Mereka harus setia kepada NKRI, setia pada Pancasila, tidak melanggar hukum juga, kalau yang seperti itu mereka tidak mau berkomitmen mereka bisa langsung tereliminasi," tegasnya.

Fachrul menegaskan, Kemenag telah memberikan rekomendasi penpanjangan izin terhadap FPI dan hal tersebut tidak bisa ditarik kembali.

"Jadi rekomendasi terhadap FPI itu sudah diberikan dan tidak akan ditarik lagi. Tapi kalau nantinya Kemendagri tidak mengeluarkan izin perpanjangan SKT FPI itu urusan lain lagi. Karena mereka yang punya kewenangan itu," tuturnya.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menerima surat rekomendasi perpanjangan izin ormas FPI.

Namun, menurut dia, surat dari Kemenag tersebut masih dikaji oleh Kemendagri.

Izin ormas FPI diketahui terdaftar dalam SKT 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014. Adapun masa berlaku SKT FPI, yaitu dari 20 Juni 2014 sampai 20 Juni 2019.

Kemendagri saat itu menyebut, ada 10 dari 20 syarat perpanjangan SKT yang belum dipenuhi oleh FPI.

Tito sendiri menolak diwawancarai ketika ditemui para wartawan usai dirinya mengikuti Raker dengan Komisi II DPR RI, Kamis (28/11/2019).

Kasus First Travel

Terkait kasus First Travel yang baru saja diputus Mahkamah Agung dalam tingkat Kasasi, Fachrul mengungkapkan, kasus ini merupakan kasus yang sulit.

"Memang sudah susah. Mengapa susah? Memang sudah diputuskan di pengadilan asetnya akan dikembalikan kepada negara sehingga sudah susah karena sudah inkracht keputusan itu," ucapnya.

Menurut Fachrul, Kemenag akan mencoba mencari akal supaya bisa para korban terutama yang tingkat ekonominya rendah tidak dirugikan.

"Mungkin kita coba menginventarisasi. Mana yang pantas untuk kita bantu. Kalau yang kaya-kaya tidak perlu dibantu ya, dia relakan saja begitu ya, kan itu pahala buat dia. Yang pantas untuk dibantu ini akan kita bantu untuk coba kita berangkatkan," pungkasnya. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top