BERBEDA DARI BIASANYA, BPNT TAHAP II LAUNCHING DI DESA LERPAK BANGKALAN
0 Komentar 1272 pembaca

BERBEDA DARI BIASANYA, BPNT TAHAP II LAUNCHING DI DESA LERPAK BANGKALAN

Daerah

Bangkalan, MajalahPerwira - Bupati kabupaten Bangkalan bersama Tim Koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai (Timkor BPNT) Bangkalan, secara langsung Launching BPNT tahap II serta menyerahkan secara simbolis pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang di cetak oleh Bank BRI dan diberikan kepada Keluarga Penerimaan Manfaat (KPM) di Desa Lerpak, Kecamatan Geger, Bangkalan, Jawa timur.

Timkor BPNT Bangkalan yang terdiri dari Dinas Sosial (Dinsos), Polri, Jaksa, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Rabu (06/11/2019) berbeda dengan yang lain, kali ini Launching BPNT tahap II digelar di kediaman kepala Desa Lerpak, Bangkalan. Acara tersebut juga di isi dengan sosialisasi BPNT, hingga nantinya memudahkan KPM untuk memenuhi kebutuhan melalui E-Warong yang sudah bekerja sama dengan Bank BRI di masing-masing Desa.

Ra Latif, sapaan akrab Bupati Bangkalan, sangat mengapresiasi program KKS dan Bantuan Pangan Non Tunai. Menurutnya selain memberikan manfaat bagi KPM, program BPNT juga memberikan akses yang mudah bagi KPM.

Lanjut Ra Latif, bantuan yang bersumber dari pusat ini lebih tepat sasaran dan tepat waktu karena bantuan dikirim melalui rekening dan langsung ke sampai ke tangan KPM dan dapat di tukar beras dan telur di E-Warong yang ada Desa setempat.

"Jadi dengan menggunakan metode BPNT ini nanti para penerima manfaat hanya cukup menggunakan kartu KKS saja untuk menukarkan kebutuhan pokok, berupa beras dan atau telur melalui E-Warong yang telah tersedia," ungkap orang nomor satu di Bangkalan

Papar Ra Latif, bahwa program BPNT merupakan bantuan dalam bentuk kartu yang berisi saldo Rp 110 ribu setiap bulan. Ra Latif juga ingatkan KPM untuk segera menukarkan saldo yang ada KKS, karna bila tidak segera di tukarkan dalam waktu 90 hari akan kembali ke kas Negara.

Ditempat yang sama, Mahmudi Ibnu Khotib Tim Koordinator BPNT Bangkalan mengatakan bahwa Bantuan Sosial ini telah dilakukan sesuai Regulasi dan Juknis yang berlaku.

"Penyaluran BPNT ini dilakukan berdasarkan Basis Data Terpadu," ucapnya.

Aktivis yang kerap menyuarakan aspirasi masyarakat tersebut tekankan bahwa beras yang di suplai oleh Bulog merupakan beras yang berkualitas medium plus, sesuai regulagi yang berlaku.

"Bulog harus suplai beras yang berkualitas, yang memiliki kandungan vitamin B bila tidak percaya silahkan cek sendiri dan bila tak sesuai silahkan tolak," ungkapnya

Syafii, Camat Geger yang juga menghadiri Sosialisasi dan Launching BPNT di Desa Lerpak mengharapkan dengan adanya Bantuan Sosial (Bansos) ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

"Di desa Lerpak sendiri setidaknya ada 1.630 data KPM BPNT. Semoga Bansos ini bisa membantu masyarakat yang menerimanya," tutur Syafii saat memberikan sambutan.

Perlu diketahui sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia No 01/MS/K/07/2019 tertanggal 15 Juli 2019 memutuskan bahwa mulai bulan September 2019 pelaksanaan penyaluran BPNT kepada keluarga penerima manfaat (KPM) menggunakan beras dari Bulog.

Reporter : Maharus

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top