SEKJEN MOI: MODAL BESAR INDONESIA, SUMPAH PEMUDA
0 Komentar 1207 pembaca

SEKJEN MOI: MODAL BESAR INDONESIA, SUMPAH PEMUDA

Nasional

Jakarta, MajalahPerwira — Modal besar bangsa Indonesia adalah Sumpah Pemuda. Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa. Modal ini perlu dijaga, dipupuk dan dipatri bagi pemuda dan seluruh rakyat Indonesia untuk membangun SDM unggul guna memajukan bangsa Indonesia

Hal tersebut dikemukakan Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI), HM. Jusuf Rizal kepada media berkaitan Peringatan Hari Sumpah Pemuda,28 Oktober 2019 di Jakarta.

Menurut pria yang juga menjabat Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, Sumpah Pemuda merupakan modal, aset dan investasi bangsa untuk membangun, mempersatukan dan sekaligus menguatkan untuk terus mempertahankan NKRI dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Bangsa Indonesia ini besar karena dipersatukan oleh Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa. Kita semua tidak menyadari kekuatan dari Sumpah Pemuda, tapi bangsa lain menyadari kekuatan itu, sehingga bangsa Indonesia kuat menghadapi berbagai gangguan yang dapat merusak makna Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa,” tegas Jusuf Rizal

Dikatakan, bangsa lain banyak yang kagum pada bangsa Indonesia yang memiliki ratusan pulau, ribuan suku dan bahasa, namun semua dipersatukan dalam bahasa Indonesia. Setidaknya Sumpah Pemuda itu, menurut pandangan yang disampaikan Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Muhammad kepada Jusuf Rizal dalam suatu kesempatan bertemu di Putra Jaya, Malaysia, menjadi modal besar Indonesia untuk maju.

“Beliau mengatakan Indonesia yang begitu besar dengan penduduk 270 juta jiwa dapat disatukan dengan satu bahasa Indonesia. Sementara Malaysia yang hanya berpenduduk 30 juta tidak dapat menjadikan bahasa Melayu sebagai bahasa Ibu. Indonesia harus menggunakan Sumpah Pemuda untuk bisa lebih maju lagi,” cerita pria berdarah Madura-Batak saat betemu dengan Mahatir Muhammad

Untuk itu, lanjutnya, peringatan Sumpah Pemuda, jangan hanya bersifat serimonial, tapi bagaimana mengejawantahkan isi, jiwa dan semangat Sumpah Pemuda di era globalisasi dan revolusi industri 4.0 ini. Bagaimana semangat Sumpah Pemuda ini dijadikan fundamental untuk melawan hal-hal yang dapat membuat Indonesia lemah.

Salah satu tantangan dewasa ini adalah masalah Penyebarah Hoaks, Radikalisme dan Intoleransi. Para pemuda harus bersatu melawan itu. Sebab Indonesia kuat bukan karena homogenitas, tetapi karena heterogenitas. Berbeda, tetap satu mulai dari Sabang hingga Merauke. MP-RED

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top