KPK HARUS TURUN TANGAN USUT PERMAINAN di DINAS PUPR KOTA DEPOK
0 Komentar 214 pembaca

KPK HARUS TURUN TANGAN USUT PERMAINAN di DINAS PUPR KOTA DEPOK

Daerah

MajalahPerwira.com, Depok – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus turun tangan dengan dugaan semakin maraknya ‘Kongkalikong’ di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Depok.

Dari informasi yang ada banyak oknum Kontraktor (Pengusaha) yang bermain mata dengan oknum dinas PUPR.

Salah satu informasi dari seorang yang mengungkapkan JS (50) merasa kecewa dengan semakin banyaknya oknum dinas PUPR bermain dengan kontraktor, diantaranya Sumber Daya Air (SDA), dimana oknum pejabat di sana dengan terang-terang meminta sejumlah uang untuk mendapatkan Proyek Langsung (PL) hingga Lelang yang dikeluarkan pihak SDA.

“Kalau ingin mendapatkan proyek kami harus mengeluarkan uang puluhan juta, oknum tersebut terang-terang memintanya melalui sms hingga telpon langusung kepada kontraktor,” jelasnya beberapa waktu lalu kepada MajalahPerwira.com.

Ia juga memamparkan lebih lanjut kekecewaannya terhadap oknum Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP) yang juga menunjukkan adanya permainan menarik didalamnya.

Di ULP sendiri sangat kental adanya suka atau tidak suka antara kontraktor dengan oknum ULP, salah satunya Paket Pekerjaan Penurapan Kali Kebembem (samping Pasar Agung) di Rw 02 Kelurahan Abadijaya, dengan nilai proyek Rp300 juta-an.

Semula lelang tersebut telah dimenangkan oleh CV Sayaga Mandraguna beberapa waktu lalu, namun bisa dibatalkan sepihak oleh oknum ULP dengan alasan kurang berkas, hingga lelang tersebut ditunda dan dimajukan kembali pada bulan berikut dan dimenangkan oleh kontraktor lain.

“Memang ada data yang kurang sehingga kami mebatalkan,” terang salah seorang Pokja di ULP.

Kejanggalan ini menurut JS, karena adanya permainan antara oknum SDA dengan Pokja ULP.

Namun pihak pejabat SDA sendiri membantah adanya permintaan sepihak dari pihaknya, ini semua terjadi karena kurangnya data bukan karena pilih kasih dengan pihak kontraktor.

“Tidak ada unsur dari pihak kami yang sengaja membatalkan sepihak melainkan itu hak dari ULP yang menentukan siapa pemenang lelang tersebut,” kata seorang pejabat SDA di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan

Begitu juga hal yang sama terjadi di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, dimana pemenang lelang hanya diberikan kepada salah satu kontraktor milik TS.

Proyek Perawatan dan Pemeliharaan kendaraan (dumptruck) milik DKP acap kali dimenangkan oleh kontraktor itu-itu aja seakan-akan tidak ada yang mampu melakukannya.

Nilai proyek Perawatan dan Pemeliharaan disebut juga Workshop dan Pengadaan barang spertpart armada sampah  tersebut sebesar Rp1.5 Miliar  tiap tahunnya dimenangkan oleh milik kontraktor TS, tanpa ada pesaing yang bisa melakukan proyek tersebut. TS dikenal dikalangan kontraktor berkuasa di DKP bahkan telah berakar dan tidak ada yang mampu menggesernya.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Dinas DKP, H Ridwan yang mengatakan memang hanya dia (TS) yang mampu melaksanakan dan melakukan proyek tersebut dan belum ada pihak kontraktor lain yang sanggup mengerjakan.

“Ia memang Cuma dia yang mampu mengerjakannya belum ada kontraktor lain yang sanggup,” kata H Ridwan saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Indikasi dugaan di sini ada kongkalikong antara pihak kontraktor dengan pihak DPK, yang menjadi pertanyaan kok ada kontraktor yang tidak tertarik dengan lelang senilai Rp1.5 M ?

Komitmen Fee

Sudah menjadi rahasia umum soal adanya komitmen fee di PUPR dan sangat kental di ULP Depok yang harus memberikan sejumlah upeti dalam bentuk komitmen fee. Uang tersebut nantinya mereka bagi-bagikan ke Dinas, instansi vertikal lainnya sebagai bentuk koordinasi.

Besaran komitmen fee bervariasi, mulai dari 1%-3% dari nilai proyek. Wajib ini, agar dapat memenangkan proyek. MP-RON

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top