CAPAI TARGET LTT DIGELAR RAPAT EVALUASI UPSUS PAJALE DI MAKOREM 133/NWR
0 Komentar 40 pembaca

CAPAI TARGET LTT DIGELAR RAPAT EVALUASI UPSUS PAJALE DI MAKOREM 133/NWR

Keamanan

Gorontalo, MajalahPetwira.com -- Dalam rangka pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) digelar rakor evaluasi pencapaian program upsus pajale di prov. Gorontalo, di Ruang Rapat Korem 133/NWR.

Rapat ini dipimpin penjab UPSUS prov. Gorontalo dan Komandan Korem 133/NWR (Kol. Czi. Arnold AP Ritiauw). Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Komandan Kodim 1303 Gorontalo, Komandan Kodim 1313 Pohuwato, Para Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota Se Provinsi Gorontalo, LO BPTP Gorontalo, Perwakilan dari BKP Kelas II Gorontalo, para Kabid, Ka. UPT Dustan Prov dan Kab/kota, serta Para Danramil se Provinsi Gorontalo pada Selasa lalu.

Komandan Korem 133/NWR dalam sambutannya menyampaikan, agar para petugas UPSUS tidak menyerah walaupun banyak kendala yang dihadapi di lapangan.

Lebih lanjut Danrem mengingatkan bahwa berhubung Gorontalo sudah mulai memasuki musim penghujan itu berarti bahwa sudah masuk musim tanam, segala sesuatunya harus segera disiapkan termasuk alsintan jangan sampai susah diakses oleh masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo (Dr. Muljadi Mario) menyampaikan bahwa kondisi iklim saat ini mendukung untuk percepatan luas tambah tanam, untuk mendukung LTT Distan prov. memiliki Brigade Alsintan sebanyak kurang lebih 200 unit yang semuanya sudah dimanfaatkan.

Adapun kesulitan mengakses BBM untuk alsintan yang selama ini dikeluhkan masyarakat sudah diatasi dengan melakukan pertemuan dengan Kepala BP Migas dan Kepala Pertamina. Kesediaan stok pupuk bersubsidi di kios-kios pengecer aman, demikian pula benih saat ini yang tersedia sebanyak 40 ton di penangkar-penangkar.

Sementara itu Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Dr.Ir. Siti Munifah) selaku Pj Upsus Prov. Gorontalo menyampaikan bahwa capaian kinerja upsus padi Gorontalo memiliki pertumbuhan 2215 ha (2,72%).

Siti Munifah juga menyampaikan bahwa ciri era industri adalah kolaboratif, kerja cepat, pemanfaatan teknologi informasi komunikasi. Pj. UPSUS Prov. mengharapkan agar para pihak yang terlibat dalam upsus ini memperhatikan aspek-aspek tersebut disertai dengan semangat utama untuk membantu masyarakat sehingga kerja ini tidak dianggap sebagai beban.

Disampaikan juga target LTT untuj bulan Nopember dan Desember. Sementara itu Kepala BPTP Gorontalo yang pada kesempatan ini diwakili oleh koord. PE (Dr.Ir. Andi Yulyani Fadwiwati), menyampaikan bahwa Kontribusi BPTP Gorontalo pada kegiatan UPSUS Pajale adalah pendampingan teknologi beberapa teknologi yang sudah diperkenalkan oleh BPTP Gorontalo antara lain:

Teknologi Sistem Tanam Jarwo Super, Penggunaan Alat Tanam Rice Transplanter, persemaian dapog, Sistem tanam tabela, penggunaan VUB padi yang adaptif dan potensi hasil tinggi seperti Inpari 32, Inpari 33, Inpari 40, Inpari 42, serta pengenalan teknologi sistem tanam tumpang sari.

Dalam kesempatan ini juga dipaparkan mengenai Kerangka Sampel Area (KSA) yang dipaparkan oleh Kepala BPS Provinsi Gorontalo, KSA merupakan metode perhitungan baru produksi padi yang memanfaatkan teknologi citra satelit yang dipercaya lebih akurat dari metode sebelumnya.

"Sukses pelaksanaan UPSUS Pajale adalah Sukses kita semua, "pungkas Andi. MP-NTM-AZA.

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top