CEGAH KEKERASAN TERHADAP ANAK, JIHAN: ORANG TUA BERPERAN SEBAGAI UJUNG TOMBAK
0 Komentar 153 pembaca

CEGAH KEKERASAN TERHADAP ANAK, JIHAN: ORANG TUA BERPERAN SEBAGAI UJUNG TOMBAK

Kesehatan

Jakarta, MajalahPerwira.com – Orang tua harus berperan sebagai ujung tombak untuk mencegah kekerasan terhadap anak, baik fisik, non fisik maupun verbal.

Hal itu dikatakan Ketum Perempuan Lira, Hj. Jihan Azka Savitrie, SE dalam acara Dialog Interaktif: “The Power of Emak-Emak, Pencegahan Kekerasan Pada Anak Dimulai Dari Lingkungan Keluarga” di Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

Untuk mencegah kekerasan mata rantai kekerasan terhadap anak, imbuhnya, dibutuhkan peran dari orang tua selain guru, lingkungan sekolah dan pemerintah daerah masing-masing.

Jihan  menerangkan, kekerasan adalah merupakan sebuah ekpresi, baik yang dilakukan secara fisik ataupun secara verbal yang mencerminkan pada tindakan agresif dan penyerangan pada kebebasan atau martabat seseorang yang dapat dilakukan oleh perorangan ataupun sekelompok orang.

“Faktor terjadinya kekerasan pada anak, biasanya karena kekerasan dalam rumah tangga, disfungsi keluarga, faktor ekonomi, persepsi yang salah tentang cara mendidik anak atau bahkan regenerasi kekerasan anak,” paparnya.

Lebih lanjut Jihan mejelaskan, dampak kekerasan fisik dalam jangka pendek yaitu lebam, lecet, luka bakar, patah tulang. Sedangkan untuk jangka panjang yaitu kecacatan seperti lumpuh permanen.

Untuk mencegahnya, dibagi menjadi empat, yaitu membantu anak melindungi diri, pembekalan ilmu bela diri, maksimalkan peran sekolah dan perbanyak budi pekerti.

Jihan mencontohkan, belum lama ini marak dan sempat viral kasus baby J di Bali, usia 7 bulan. Dimana seorang bayi diperlakukan ibu kandungnya sendiri, disiksa, dan bukti penyiksaan tersebut dikirimkan ke ayahnya baby J.

Hal itu disebabkan, hubungan ke duanya belum diresmikan yang sampai akhirnya ayah kandung dari baby J harus kembali ke negara asalnya. Dan si ibu menjadi stres berat karena faktor ekonomi, selain itu si ibu juga pernah diperlakukan kekerasan dalam rumah tangga.

"Kekerasan ini berawal dari kekerasan ayah si bayi. Si bapak dan ibu tidak menikah sehingga kita sebut tindak kekerasan. Ini jadi siklus yang tidak habisnya dan diduga ibunya melampiaskannya kepada si bayi," pungkasnya.MP-DIT

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top