POLDA METRO MENOLAK TANGANI LAPORAN PEMUDA LIRA PENYADAPAN ILLEGAL
AHOK DAN HUMPHREY
1 Komentar 4684 pembaca

POLDA METRO MENOLAK TANGANI LAPORAN PEMUDA LIRA PENYADAPAN ILLEGAL AHOK DAN HUMPHREY

Hukum & Kriminal

Jakarta, MajalahPerwira.com. Polda Metro Jaya menolak tangani laporan Pemuda Lira (Lumbung Informasi Rakyat) tentang penyadapan illegal terhadap Presiden RI ke-7, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia), KH. Ma'ruf Amin yang diduga dilakukan Busuki Tjahaya Purnama (Ahok) dan Pengacara Humphrey Djemat. Mereka diarahkan Kebareskrim Mabes Polri.

"Setelah menunggu cukup lama, beberapa kali petugas melakukan koordinasi namun tidak ada yang berani menangani Kasus penyadapan yang akan kami laporkan. Tapi  kami terus menunggu karena data dan bukti dugaan penyadapan illegal sudah Pemuda Lira siapkan," tutur Ketum DPP Pemuda Lira, Indra Lesmana bersama pengurus kepada media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/2/2017).

Menurut Indra Lesmana Penyadapan yang diduga dilakukan Ahok bersama Tim Pengacara merupakan pelanggaran hukum dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Hanya ada Lima Lembaga Negara yang boleh melakukan penyadapan yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kepolisian, Kejaksaan, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Intelijen Negara (BIN). Jika ada yang lain Itu illegal.

Disebutkan pelanggaran penyadapan diatur dalam UU No. 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Dilarang setiap orang melakukan penyadapan dengan ancaman pidana Pasal 56 dengan kurungan 15 Tahun dan di Pasal 47 UU ITE dengan hukuman penjara maksimal 10 Tahun atau denda maksimal Rp. 800 juta.

"Karena melibatkan Mantan Presiden SBY petugas Yanmas Akp. Tuti Timor setelah berkali-kali melakukan koordinasi dengan pimpinannya, tetap menolak untuk menerima laporan dugaan penyadapan Illegal. Pemuda Lira diarahkan ke Bareskrim Mabes Polri," tegas aktivis muda NU itu.

Pemuda Lira menurut Indra Lesmana akan melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri, Senin mendatang. Selain itu Pemuda Lira juga akan mendesak DPR membentuk Pansus karena masalah penyadapan illegal ini masalah serius yang diduga melibatkan pihak ketiga yang memiliki otoritas untuk membantu Ahok dan Pengacaranya, Humphrey Djemat. MP-JMP

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. bit.ly/2tUoRei 04 Juli 2018 - 09:45:12 WIB

    Terimakasih informasinya sangat bermanfaat gan, sukses terus informasinya
    http://bit.ly/2tUoRei

1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top