Pilkada DKI Ada Gejala Tidak Netral, Demokrat Keluarkan Maklumat
0 Komentar 232 pembaca
Hinca Panjaitan

Pilkada DKI Ada Gejala Tidak Netral, Demokrat Keluarkan Maklumat

Politik

Jakarta, MajalahPerwira.com. Sekjen DPP Demokrat, Hinca Panjaitan mengatakan, bahwa seharusnya kompetisi politik dalak Pilkada DKI Jakarta berlangsung damai, fair dan tertib. Namun, sebaliknya telah berkembang ke arah sebaliknya.

Bayang-bayang dan kehawatiran terhadap kemungkinan kecurangan dalam pilkada makin meningkat, sehingga membuat situasi Jakarta menjadi tidak kondusif bagi berlangsungnya pilkada yang fair dan demokratis.

“Media sosial, telah menjadi wilayah yang sangat tidak sehat serta penuh dengan black campaign dan negatif campaign. Ada gejala ketidaknetralan negara dan beserta aparaturnya, disertai campur tangan kekuasaan yang melebihi kepatutannya,” ujar Hinca dalam keterangannya di Jakarta, ditulis Sabtu (28/1/2017).

Rakyat, katanya, mengamaati penegakan hukum yang berat sebelah dan seperti dicari-cari. Sehingga merusak asas keadilan bagi semua.

Maka, demi menghilangkan keganjilan dan ketidakwajaran yang terjadi di masyarakat luas, DPP Demokrat mengeluarkan maklumat.

"Semoga niat baik kami sebagai pecinta demokrasi dan keadilan dikabulkan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita ingin negara yang kita cintai terbebas dari perilaku politik yang buruk, yang tidak adil dan merusak nilai-nilai demokrasi," katanya.

Adapun maklumat lengkapnya sebagai berikut:

Pertama. PD memohon kepada negara dan pemerintah untuk menjaga netralitasnya dalam pilkada Jakarta, serta mencegah terjadinya berbagai tindak kecurangan baik yang manual maupun digital, demi tegaknya demokrasi dan pilkada yang jujur dan adil.

Kedua. PD berharap kepada jajaran KPUD dan Bawaslu untuk melaksanakan tugas penyelenggaraan dan pengawasan pilkada Jakarta secara jujur, adil, profesional, tidak berpihak serta mencegah dan menindak segala bentuk kecurangan.

Ketiga. PD berharap kepada pers dan media massa untuk memberitakan jalannya pilkada Jakarta secara adil dan berimbang, serta menjaga akuasi dan kebenaran beritanya.

Keempat. PD berharap agar TNI, Polri dan BIN netral, tidak berpihak dan tidak merusak disiplin serta etika keprajuritan dan kepolisian.

Kelima. PD berharap kepada aparat penegak hukum agar tidak terkesan mencari-cari kesalahan paslon yang diusung oleh PD, demi tegaknya hukum dan keadilan yang sejati dan agar paslon kami bisa berkompetisi secara adil.

Keenam. PD mengajak masyarakat Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya pada 15 Februari 2017 mendatang. Janganlah tergiur dengan politik uang, karena baik yang memberi mapun menerima akan dijatuhi hukuman. Jangan mau dipaksa dan diintimidasi oleh siapapun untuk tidak memilih calon piilhannya. Jangan mudah percaya pada berita hoax yang menyesatkan, termasuk hasil survei yang tak masuk akal.

Ketujuh. PD menyerukan kepada seluruh kader dan relawan Agus-Sylvi, untuk secara aktif ikut menjaga dan mengamankan paslon kita serta untuk melawan berbagai bentuk kecurangan, intimidasi dan ketidaktentralan aparatur negara, termasuk TNI, Polri dan BIN, jika ada. Waspadai kemungkinan ikut sertanya orang yang tidak berhak memilih di TPS-TPS, serta lawan pelanggaran-pelanggaran lain yang membuat pilkada ini cacat dan mengkhianati suara rakyat. MP-NRQ

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top