Surat Terbuka Khatib Masjid Baitturahim Istana Negara Untuk Ibu Megawati Soekarno Putri
3 Komentar 9728 pembaca
Ustadz Ahmad Buchory Muslim

Surat Terbuka Khatib Masjid Baitturahim Istana Negara Untuk Ibu Megawati Soekarno Putri

Internasional

Istambul,MajalahPerwira.com. Beredar surat terbuka untuk Presiden ke 5, Megawati Soekarno Putri dari imam Masjid Baiturrahman, Istana Negara, Ustadz Ahmad Buchory Muslim.

Dalam surat terbuka ini, Buchory menyebut putri Proklamator Soekarno itu dengan sapaan Bunda mempertanyakan, kenapa Bunda begitu ngotot dengan memilih, mendukung bahkan memperjuangkan Si Penista yang sebelumnya juga sudah banyak membuat masalah apatahlagi jelas bukan kader Partai Bunda?

“Bukankah Partai Bunda adalah Partai Besar?” Masa hanya satu calon Gubernur saja tidak punya dan harus ngotot dengan Gubernur yang "blepotan" dengan masalah ?" ujar Buchory melalui akun Facebook , Ahmad Buchory-Muslim, Selasa (6/12/2016).

Di bawah ini surat terbuka ustadz Ahmad Buchory Muslim yang ditulis antara Istanbul-Jakarta, 06 Rabi'ul Awaal 1438 H bertepatan dengan 06 Desember 2016 M secara lengkap :

Bismillahirrahmanirrahim

Kepada Ibunda Hajjah
Megawati Soekarnoputri
di
Jakarta

Apa kabar Bunda ? Semoga Bunda sehat-sehat selalu dalam aktifitas harian dan selalu bahagia menimang cucu serta menikmati Pensiun sebagai Presiden ke 5 Negara kita tercinta ini dengan husnul khatimah serta selalu terbimbing dalam hidayah untuk memimpin partai Bunda.

Maaf Bunda,
Ini surat terbuka kedua yang Ananda tulis, setelah surat pertama Ananda beberapa bulan lalu sewaktu Hajji dari Madinah Al Munawwarah untuk Bunda juga Pimpinan Parpol Koalisi Bunda lainnya.

Bunda,
Kenapa kali ini ananda menulis surat terbuka khusus buat Bunda? Bukan semata karena Bunda adalah Presiden ke 5, tetapi karena saat ini pengen aja nulis untuk ngingatin Bunda agar kelak di akhirat Bunda tidak menyesal dan salahsatunya ananda "ikut merasa bersalah".

Bunda,
Ananda yakin Bunda pasti mengikuti dengan seksama peristiwa demi peristiwa di Negri kita tercinta ini, khususnya kasus penistaan Al Qur'an Kitab Suci Kita yang menghebohkan bukan hanya Nusantara bahkan Dunia apatahlagi Anandapun baca dan dengar lewat media tanggapan Bunda atas aksi bela Islam itu.

Bunda,
Ananda sangat yakin, Bunda sangat Cinta dengan Negri ini. Negri yang diproklamirkan oleh salahsatunya adalah Ayah Kandung Bunda, Bapak Proklamator dan Presiden Pertama kita Dr Ir H Soekarno. Begitu pula semua Orang tau, Bunda juga adalah Presiden ke 5 Negara yang diproklamirkan atas berkat Rahmat Allah yang maha Kuasa ini, tetapi semoga Bunda termasuk lebih cinta kepada Al Qur'an yang kelak akan menjadi Pembela kita in sya Allah.

Bunda,
Orang di sekitar Bunda, Partai Bunda berikut koalisinya tidak akan mampu menolong Bunda ketika kelak di Pengadilan Allah, mereka bahkan lari, kabur dan menghindar dari Bunda. Karena begitulah yang tersebut dari Kitab Suci kita yang telah dihina dan dinista oleh Calon Gubernur Pilihan dan kebanggaan Bunda. Mohon maaf kalau ayat tentang itu sudah Bunda baca.

Bunda, benar-benar ini bukan perkara mudah, tidak semudah membuat atau membubarkan partai sekalipun. Masalah penistaan ini, telah menusuk dan menyakitkan hati bahkan jantung Ummat Islam semuanya, ini ananda di Turkey saja ketemu orang-orang dari Negara lainpun pada nanya tentang kasus menghebohkan ini.

Betapa Bunda saksikan, dari aksi Bela Islam I, tanggal 1410 (sekitar 1 jutaan Ummat, kemudian ABI II 411 yang lebih menghebohkan karena hadir sampai 3jutaan karena berdatangan dari seluruh Indonesia, ternyata lebih menggemparkan di aksi teranyer, aksi super damai 212 lebih dari 7,5 juta massa.

Bunda, ananda tidak sedang menakut-nakutin Bunda dengan massa yang akan jauh lebih besar akan datang dengan sebutan ABI IV,
atau"revolusi" sekalipun, tetapi ananda khawatir ada sesuatu lebih besar dan dahsyat lebih dari sekedar "makar" yang dituduhkan pada adik kandung Bunda, Hj Rahmawati dkk yang diciduk dinihari menjelang aksi super damai 212 yang lalu.

APA ITU BUNDA ? ADZAB ALLAH TA’ALA di Dunia dan di akhirat. Ini yang ananda khawatirkan adalah akan datang adzab dan kutukan dari Allah yang tak akan sanggup seorangpun menghindar atau menolaknya, karena aksi super damai kemarin yang diketuk adalah pintu langit bukan lagi pintu Istana walau Alhamdulillah menjelang Habib Muhammad Rizieq Syihab naik mimbar, Presiden Jokowi, Petugas Partai Bunda berikut Wapres JK dan beberapa Mentri turut hadir dan Shalat Jum'at di sana.

Bunda,
Ananda ingin bertanya, kenapa Bunda begitu ngotot dengan memilih, mendukung bahkan memperjuangkan Si Penista yang sebelumnya juga sudah banyak membuat masalah apatahlagi jelas bukan kader Partai Bunda ?

Bukankah Partai Bunda adalah Partai Besar ? Masa hanya satu calon Gubernur saja tidak punya dan harus ngotot dengan Gubernur yang "blepotan" dengan masalah ?

Maaf Bunda, tentang calon Gubernur DKI Ibukota Negri Mayoritas Muslim di Dunia ini, bukan hanya karena Kitab kita melarang, tetapi karena dia merasa dibela dan didukung oleh Bunda, Partai Bunda berikut koalisinya sehingga telah menistapun dia masih besar kepala bahkan makin "ganas" menuding para Ulama, Ustadz, Dai yang menyuarakan larangan memilih pemimpin non muslim untuk kaum Muslimin dengan tudingan rasis dll.

Bunda, ini berat! Sangat berat! Karena bukan sekedar pilkada tetapi, soal penistaan Kitab Suci yang semakin heboh dan menggemparkan, karenanya Bunda, lepaskan penista dari "genggaman" Bunda agar segera dibui, mempertanggung jawabkan ulahnya.
Semua orang bilang, kenapa kok ini susah ditahan padahal semua kasus serupa bahkan lebih ringan dari kasusnya ditahan atawa dibui.

Bunda Mega yang Baik,
Ananda tidak ingin ketika kelak semua kaum Muslimin pembela dan pencinta Al Qur'an dibela oleh Al Qur'an, di hari tidak ada Pembela dan Penolong lain selain Allah, ternyata Bunda tersingkir bersedih karena tidak termasuk kaum yang dibela dan ditolong oleh Al Qur'an.

Bunda, Hidup di dunia ini cuma sebentar, sekedar mampir, sekejap saja. Tidak ada yang kita bawa mati dari kekuasaan, harta, kecantikan dan kemewahan kecuali amal baik dan jasa sosial kita.

Terakhir ... maafkan Bunda, ternyata yang dinista dan dihina ahok secara nyata itu adalah "jimat" yang selalu dibawa dan dijaga baik oleh Ayahanda Bunda, juga Ayahanda kita semua rakyat Indonesia yaitu Dr Ir H Soekarno. Karenanya Bunda, lakukanlah sesuatu yang menunjukkan pembelaan Bunda terhadap kitab Mulia, pedoman kehidupan kita ini.
Lakukan sesuatu Bunda, agar kelak Bapak Dr Ir H Soekarno tersenyum mendapat aliran pahala karena putrinya yang Presiden ke 5 itu telah membela dan sangat peduli dengan urusan kaum Muslimin ini.

Semoga.........
#Antara Istanbul-Jakarta, 06 Rabi'ul Awaal 1438 H bertepatan dengan 06
Desember 2016 M

Salam hormat dari Ananda,
Ahmad Buchory Muslim

Author

Adm
Profil Adm

Alamat Redaksi Majalah Perwira
Graha Perwira, Gedung Gajah Blok AQ
Jl. Dr. Saharjo No. 111 Tebet - Jakarta Selatan
No. Telpon: 021-83792566/67
Email : redaksi@majalahperwira.com

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Ada 3 Komentar untuk Berita Ini

  1. bit.ly/2tUoRei 04 Juli 2018 - 09:43:24 WIB

    Terimakasih informasinya sangat bermanfaat gan, sukses terus informasinya
    http://bit.ly/2tUoRei

  2. t.co/hqcr606KZ9 18 Juli 2018 - 08:35:10 WIB

    Informasinya sangat bermanfaat, sukses terus buat informasinya
    http://t.co/hqcr606KZ9

1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top